Senin, 04 April 2011

Pemda Indramayu Belum Bayar Honor Guru Terpencil


INDRAMAYU, (MA).-
Seorang guru perempuan yang merupakan bagian dari puluhan guru daerah terpencil atau gurdacil ini tak kuasa menahan air mata saat menuntut pembayaran honor pelaksanaan tugasnya, yang sebagai pengajar dan sudah 10 bulan belum di bayar oleh pihak pemerintah daerah kabupaten Indramayu.
Sebanyak 28 orang gurdacil ini, biasa bertugas di sekolah dasar yang tersebar di daerah terpencil di berbagai kecamatan. Mereka pun perbulannya biasa mendapat honor sebesar satu juta seratus ribu rupiah, yang konon bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD propinsi Jawa Barat, yang proses pembayarannya disalurkan melalui bendahara umum daerah atau BUD pemda indramayu.
Menurut ketua ikatan gurdacil, Tarwin "sudah sejak bulan juli 2010 lalu hingga april 2011 ini, pihak pemda indramayu belum juga membayarkan honor tugas gurdacil tanpa alasan yang jelas, padahal ketika perwakilan mereka menyelusuri perjalanan honor tersebut ke disdik jabar di bandung, diperoleh keterangan bahwa honor untuk puluhan gurdacil itu, sebetulnya sudah lama di transfer atau sudah dikirim ke rekening pemda indramayu. Ironisnya lagi, setelah dilakukan penelusuran ulang di pemda dan disdik indramayu, diperoleh keterangan pula bahwa belum dibayarkannya honor puluhan gurdacil itu dikarenakan bupati anna sophana kabarnya hingga kini belum menanda tangani surat keputusan pencairan honor gurdacil.
Sementara itu pihak dinas pendidikan kabupaten indramayu mengaku perihatin dengan belum dibayarnya honor puluhan gurdacil yang hingga selama 10 bulan tersebut. Kepala disdik, mohamad rahmat pun berjanji akan memperjuangkan proses pencairan honor gurdacil itu di pemda setempat. bahkan momahad rahmat yang juga sebagai konsultan hukum ini, menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatan kepala dinas pendidikan jika pihak pemda indramayu mempersulit proses pencairan honor gurdacil. Kadisdik berjanji akan berjuang hingga honor puluhan gurdacil ini akan dibayarkan paling lambat 10 april 2011 mendatang. (MA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar